well seharusnya malam ini aku bukan ada di page new post di blog, harusnya aku duduk tenang di meja belajar, pegang buku matematika dan serius belajar buat ulangan besok. tapi yah... sekali lagi aku benci mengakui kalau ternyata aku merasa sedih tiba-tiba. dan aku lagi maaaaales curhat di twitter, menuhin TL orang.
sedih itu nggak dosa. sedih itu nggak bayar. tapi sedih itu nggak enak. apalagi sedih disaat besoknya kamu ada ulangan matematika. matematika. errrr iyaaa matematika. (entahlah aku gak pernah bisa santai sama pelajaran yang satu ini)
kalau aku liat namamu, entah kenapa rasanya kok masih amburadul ya? apalagi liat namamu setelah aku curhat sesuatu tentang kamu. antara sedih, kecewa, marah, nyesel, dan perasaan nggak enak lainnya. sebenernya kamu itu apa sih? sebenernya kita itu apa? sahabat? partner? atau... stranger?
dear you, sebetulnya sesuatu menyakitkan yang kau buat kemarin itu benar-benar jadi pelajaran untukku. bahkan nggak tau kenapa rasanya aku sekarang ini lagi mraktekin pelajaran itu. sakitnya iya, tapi nggak se amburadul dulu, karena saking kagetnya aku ketika tahu kamu itu kaya gitu, aku bingung mau galau kaya apa.
tapi yang jelas, ketakutanku dari awal memang terjadi. ketika aku masih menganggap dirimu partner tapi, aku nggak tau kok kayaknya aku invisible di matamu? maaf kalau aku mengada-ada dan terlalu negative thinking. tapi inilah yang sering terlintas ketika lihat kau dan teman-temanmu bahagia. tanpa aku. sedikitpun.
yang buat tulisan malam ini lebih menye lagi adalah sekarang hujan dan aku dengerin Judika - Bukan dia Tapi Aku. astaga itu lagu... asal kamu tau... nyeritain aku banget. errrr -_-
okay blog. maaf mlipir sebentar dari buku matematika. lagi pingin curhat yang kaya gini. bye.
No comments:
Post a Comment