Polaris
Kalau dilihat dari tren desain, desain-desain galaxy gini hits banget di tahun-tahun 2011-2013. Dari wallpaper, case handphone sampai... baju!
Di tahun 2012, aku masih jadi salah satu murid yang ikut matrikulasi olimpiade astronomi. Tak seindah gambar galaxy ala-ala tumblr. Skill matematika dan fisikaku yang payah membuatku harus berjuang lebih keras disini~
Tapi tak apa, ilmu itu nggak pernah sia-sia.
Di tahun ini pula, aku bertemu Polaris. Polaris, bintang utara, bintang yang selalu ada di titik yang sama. Polaris tak berpindah karena dia menandai lokasi sumbu utara bumi. Ketika bumi berputar, bintang lain bergantian menyinari malam kita, Polaris tetap, disitu. Dia hanya bergerak 3/4 derajat dari titik selestial utara, membentuk lingkarannya sendiri.
"Dia" adalah Polaris. Tahu bintang paling terang di langit? Bintang paling terang di langit adalah Sirius.
"...dan Bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra" Q.S [53]:49.
Dia mungkin bukan Sirius, karena aku akan selalu punya hal lain yg bersinar paling terang dalam malamku. Mungkin hari ini Sirius-ku adalah Hyun Bin karena habis nonton dramanya. Bisa jadi, besok Sirius-ku sesederhana satu buah cupcake karena lagi pengen. Entahlah kita semua punya satu hal yg menjadi fokus utama kehidupan dan itu sering berubah kan?
Polaris tidak selalu menjadi bintang paling terang. Tapi dia selalu ada di situ, satu titik di utara langit malamku. Polaris bersinar. Selalu. Untuk menunjukkanku arah utara yang benar, bisa jadi, untuk menunjukkan ku arah jalan pulang.
Dan sepertinya, dia lah Polarisku.
@30haribercerita #30haribercerita #30HBC19 #30HBC1920
No comments:
Post a Comment