"Si ini sekarang udah kerja disini loh. Dia konsultan gede gt pusatnya di Amrik. Keren nggak sih"
"Oh ya PNS udah pengumuman ya. Si itu keterima tuh di pusat lalala"
"Eh cobain ini yuk, bisnis barunya si dia. Sekarang buka cafe tuh"
"Dia udah kuliah lagi nggak sih di luar negeri dapet beasiswa?"
"Wahh si itu dan si anu mau nikah. Ah dia mah enak cowonya udah lalalala, kapan nyusul ya"
Pasti sering nggak sih denger ucapan itu semua, apalagi di masa-masa baru lulus, atau beberapa waktu habis lulus. Semua kabar itu datang baik dari mulut orang lain maupun dari pikiran sendiri waktu buka medsos.
Pernah nggak sih rasanya mau nyetop semua omongan kayak gitu?
Kayak... stop. Stop. Plis stop.
Lagi nggak mau tahu kabar (kesuksesan) orang lain. Jadi merasa diriku menyedihkan.
Well the answer is NO. YOU CAN'T STOP IT.
Maaf, sayangnya bumi nggak cuma berputar dan diisi oleh diri kita seorang.
It's our own self who can STOP it.
Kalau capek kenapa orang lain sukses terus sedangkan kita nggak, then do something.
Become more active, read more, move more, think more, upgrade your skills, upgrade yourself. You can't doing the same thing everyday and expect different result. It's impossible.
Tapi, beberapa orang memang punya kecemasan dan ketakutan yang diluar batas seharusnya. Kecemasan dan ketakutan ini mungkin sangat mengganggu sampai mereka nggak bisa menjalankan aktivitasnya dengan normal.
Anxiety or any other mental disorders. Orang2 ini mungkin emang merasakan "gangguan" dan bukan untuk dijudge, tapi mereka butuh bantuan. Mungkin ada yang benar-benar lelah dengan hiruk pikuk dunia dan energinya terkuras krn memikirkan hal-hal yang mungkin ya.. nggak terjadi. Hal yang mungkin hanya ketakutannya aja.
They do need help.
@30haribercerita #30haribercerita #30HBC19 #30HBC1917
No comments:
Post a Comment